Ketaatan Kepada Orangtua (Kolose 3:20)

I. Pendahuluan

Ketaatan seorang anak kepada orang tua sering kali menunjukkan ketaatan yang semu, yaitu ketaatan yang dipengaruhi oleh keadaan orang tua, materi, perhatian, penampilan orang tua, dsb.

II. Isi

A. Latar belakang Teks
Surat Kolose ditulis oleh Rasul Paulus dan ditujukan kepada “Saudara-saudara yang kudus dan yang percaya dalam Kristus di Kolose (1:2).” Kota Kolose terletak di provinsi Asia di daerah Frigia. Orang-orang di daerah Frigia terkenal karena terbuka untuk mistik, ilmu kebatinan dan spekulasi. Paulus menulis surat ini berdasarkan laporan Epafras. Sebagian dari laporan itu menyenangkan hati Paulus (1:3-5). Walaupun demikian, nampaknya ada ajaran sesat yang sedang mempengaruhi jemaat di Kolose, ada juga unsur Yudaisme dan Gnostik. Dalam suratnya, Paulus juga menguraikan tentang hubungan anggota-anggota rumah tangga (3:18 — 4:6).

B. Penjelasan Kolose 3:20

1. Hai anak-anak (Τα τεκνα)

Dalam bahasa Yunani terdapat beberapa kata yang dipakai untuk anak, yaitu teknon, teknion, huios, paidion, paidarion dan nepios. Teknon berarti a child. Kata ini berhubungan dengan kata kerja tikto yang berarti melahirkan, memperanakkan. Secara harfiah, kata ini menekankan suatu kenyataan kelahiran; anak dalam hubungannya dengan ayah dan ibunya (Mark. 12:19; Mat. 10:21a; Luk. 1:7). Teknion berarti a little child. Huios berarti putra. Paidion berarti anak kecil atau anak muda, dipakai untuk seorang bayi yang baru lahir (Yoh. 16:21). Paidarion adalah anak remaja laki-laki atau perempuan. Nepios adalah anak yang tidak bisa bicara atau kekanak-kanakan (1 Kor. 13:11).

Dalam Kolose 3:20 ini, kata yang dipakai oleh Paulus adalah Τα τεκνα (jamak) dari kata τεκνo (tunggal) yang secara harfiah berarti anak yang dilahirkan atau diperanakkan oleh orang tuanya. Selama seseorang mempunyai orang tua, maka ia memiliki posisi anak dalam keluarga tersebut. Anak-anak yang dimaksud dalam teks ini tidak memiliki batasan umur dan jenis kelamin. Itu berarti nasihat Paulus dalam ayat ini ditujukan kepada semua orang yang berposisi sebagai anak dalam keluarganya, tidak hanya anak kecil, muda atau tua dan juga tidak hanya anak laki-laki atau anak perempuan saja.

2. Taatilah orang tuamu dalam segala hal (υπακουετε τοις γονευσιν κατα παντα).

Taatilah (υπακουετε) berarti menaati; mendengarkan dengan penuh perhatian; memenuhi suatu perintah. Kata ini ditulis dalam bentuk present active imperative artinya kalimat perintah yang menyatakan suatu pekerjaan/perbuatan yang sedang dilakukan atau yang dilakukan berulang-ulang pada waktu sekarang. Dengan demikian, kata “taatilah” jelas merupakan suatu perintah. Paulus memerintahkan supaya setiap anak taat kepada orang tuanya. Ia harus mendengarkan dengan penuh perhatian dan melakukan apa yang dikatakan oleh orang tuanya. Hal ini juga berarti bahwa ketaatan itu tidak hanya satu jam, satu hari, satu minggu, dst, tetapi lebih menekankan ketaatan yang sifatnya terus menerus dilakukan sebagai kewajiban seorang anak terhadap orang tuanya.

Kata ini juga menyatakan subordinate, yaitu menyatakan tingkatan posisi atau kedudukan (misalnya: antara hamba dan tuan). Itu berarti bahwa hubungan antara anak dan orang tua adalah sama dengan hubungan seorang bawahan dengan atasannya. Sebagaimana seorang bawahan harus tunduk dan taat kepada atasannya, demikian juga seorang anak harus tunduk dan taat kepada orang tuanya.
Ketaatan seorang anak kepada orang tua adalah “dalam segala hal” yang dalam bahasa Yunani disebut kata-panta. Kata-panta terdiri dari kata berarti bawah dan panta berarti semua, setiap, seluruh. “Dalam segala hal” adalah ukuran ketaatan seorang anak kepada orang tuanya. Itu berarti bahwa tidak ada alasan bagi seorang anak untuk menaati hanya sebagian dari apa yang diperintahkan orang tua, tetapi ia harus melakukannya secara keseluruhan.

3. Karena itulah yang indah di dalam Tuhan (τουτο γαρ εστιν ευαρεστον τω κυριω)

Kata gar berarti karena, sering digunakan dalam sebuah argumen atau penjelasan. Kata ini menyatakan sebuah alasan. Dengan demikian, kalimat “karena itulah yang indah di dalam Tuhan” merupakan alasan dari apa yang disampaikan dalam kalimat sebelumnya “Hai anak-anak, taatilah orang tuamu dalam segala hal.”
Kata itulah (touto) mengacu pada ketaatan anak-anak kepada orang tua mereka dalam segala hal. Ternyata ketaatan tersebut indah di dalam Tuhan. Kata “indah” dalam ayat ini adalah ευαρεστον dari kata dasar ευαρεστοs yang berarti: well pleasing, commendable. Pemakaian kata ini dalam Alkitab biasanya memiliki arti menyenangkan Tuhan. Jadi, ketaatan anak-anak kepada orang tua mereka dalam segala hal adalah hal yang indah, baik dan menyenangkan Tuhan.
Kalimat “Itulah yang indah di dalam Tuhan” juga menyatakan motivasi. Jadi, motivasi dalam ketaatan seorang anak kepada orang tuanya adalah untuk menyenangkan Tuhan.

Dengan demikian, kalimat “Itulah yang indah di dalam Tuhan” menjadi sesuatu yang sangat penting dan harus benar-benar diperhatikan, dipahami dan dimengerti oleh anak dan orang tua atau sebuah keluarga. Karena tanpa kehidupan yang mengasihi Tuhan dalam sebuah keluarga maka ketaatan anak terhadap apa yang diperintahkan orang tuanya menjadi sia-sia. Oleh karena itu, sebuah keluarga harus hidup dalam atmosfer kasih dan kebenaran, membaca dan merenungkan Firman Allah, berdoa bersama sehingga keluarga tersebut mudah menemukan kehendak Allah dan menyenangkan Tuhan.

III. Kesimpulan:

Ketaatan anak kepada orang tua adalah perintah Tuhan. Apabila Saudara belum mampu menunjukkan ketaatan kepada orang tua Saudara selama ini dengan alasan apapun, maka Firman Tuhan dalam Kolose 3:20 ini mengajarkan kepada kita bahwa sebagai anak kita harus taat kepada orang tua. Siapa pun dan bagaimana pun keadaan orang tua kita, mereka tetap orang tua kita yang harus kita taati, hormati dan kasihi. Karena itulah yang indah di dalam Tuhan. Bersediakah Saudara melakukan Firman Tuhan ini…??

God bless us… by: Iman Zan

4 Comments

4 thoughts on “Ketaatan Kepada Orangtua (Kolose 3:20)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s